Dua dekade yang lalu saat internet hanya bisa diakses melalui pc desktop dan laptop perkembangan aplikasi mobile belum sempurna seperti sekarang, ketika awal pra smartphone mulai dapat mengakses internet melalui paket data GPRS (pra 3G, 3.5G & 4G LTE), data yang ditampilkan sangat sederhana berupa text non HTML5 serta gambar format BMP melalui protocol WAP. Pada era smartphone saat ini hampir semua kemampuan client browser desktop dapat dijalankan di smartphone melalui protocol HTTP, text format HTML5, gambar format JPG, SVG, PNG bahkan media flash player yang berat dapat dijalankan melalui smartphone.

Integrasi CMS dengan mobile framework bertujuan agar konten website dapat ditampilkan melalui device smartphone secara real time ketika memanipulasi data CRUD (Create, Read, Update dan Delete) di dalam website tersebut. Pengembang aplikasi mobile yang familiar dengan framework native seperti Android Studio dan XCODE saat ini mulai dimudahkan dengan adanya hybrid mobile framework seperti Ionic dan Onsen UI. Dengan menggunakan 2 framework tersebut pengembang dapat membuahkan hasil akhir codingnya secara cross platform dikarenakan Ionic dan Onsen UI telah mendukung platform Android, iOS, Blackberry dan Windows Phone.

CMS seperti Blogger, Wordpress, Prestashop, Joomla, OpenCart dan Grav dapat di integrasikan dengan mobile framework Ionic dan Onsen UI dengan menggunakan API (application programming interface) dari CMS tersebut. Sedangkan arti API itu adalah sekumpulan perintah, fungsi, komponen, dan protokol yang disediakan oleh sistem operasi ataupun bahasa pemrograman tertentu yang dapat digunakan oleh programmer saat membangun perangkat lunak. API adalah jembatan antara CMS dan mobile framework tanpa API tidak mungkin pengembang dapat mengintegrasikan keduanya.

Contoh Integrasi Blogger dengan Ionic Framework (disable CORS di browser anda)

Contoh Integrasi Wordpress dengan Ionic Framework

Untuk pengambilan data dari CMS ke mobile framework biasanya saya menggunakan ekstensi JSON (untuk parse data Wordpress) dan JSONP (untuk parse feed Blogger), data yang diambil dapat berupa feed maupun real content (non feed) di CMS tersebut. Dikarenakan Blogger tidak support self-hosting dan adanya cross domain policies di web browser solusi pengambilan konten data blogger dapat di bypass dengan ekstensi JSONP (tampilan data berupa feed menggunakan feed service pada domain ajax.googleapis.com.

callback API method for WP, Joomla, PrestaShop, OpenCart & Grav

JSON (JavaScript Object Notation) is a lightweight data-interchange format. It is easy for humans to read and write. It is easy for machines to parse and generate. It is based on a subset of the JavaScript Programming Language, Standard ECMA-262 3rd Edition - December 1999.

callback API method for Blogger

JSONP (as in "JSON with Padding") is a method commonly used to bypass the cross-domain policies in web browsers (you are not allowed to make AJAX requests to a webpage perceived to be on a different server by the browser). JSON and JSONP behave differently on both the client and the server.

Next Post Previous Post